Rabu, 21 Agustus 2013

KOPLING ATAU CLUTCH



1. Pengertian Kopling
Kopling adalah suatu komponen yang sangat penting dalam mesin transmisi manual, maka perawatan pada kopling harus di lakukan dengan baik dan teratur agar kita bisa memindahkan gigi dengan baik dan lembut, karena jika tidak maka kopling tidak dapat beroperasi dengan baik, dan pada saat memindahkan gigi hendaknya jangan terlalu sering menggantungkan kopling, karena bisa memperpendek umur kampas kopling.

Kopling juga dapat menimbulkan beberapa kerusakan apabila kita mengabaikan kopling seperti : kopling menimbulkan bunyi, begetar, macet, gigi sukar dipindahkan tekanan berkurang karena kebocoran pada pipa hidrolik, atau angina masuk ke dalam pipa hidrolik yang membuat kita tidak nyaman dalam berkendara, berikut kita akan membahas sedikit tentang cara kerja kopling pada mobil Honda Ferio yaitu pada saat pedal kopling di tekan minyak yang ada pada master silinder akan di teruskan ke master pembebas kopling melalui nepel (pipa) dan di teruskan ke release fork dan release fork akan mendorong release bearing dan release bearing menekan diafragma spring dan diafragma spring akan menarik presure plate, karena presure plate tertarik ke belakang maka putuslah hubungan antara kompas kopling dengan presure plate, barulah kita pindah gigi sesuai yang dibutuhkan mobil, dan saat pedal kopling di lepas maka hilanglah tekanan hidrolik tadi dan mengakibatkan bersatunya antara kompas kopling dengan presure plate, maka berputarlah presure plate bersamaan dengan kompas kopling yang berputar sendiri saat pada kopling di tekan, dan putaran diteruskan ke poros input.



(1)    Kopling basah
Kopling basah adalah unit kopling dengan bidang gesek (piringan atau disc) terendam cairan/ minyak. Aplikasi kopling basah umumnya pada jenis atau tipe plat banyak, dimana kenyamanan berkendara yang diutamakan dengan proses kerja kopling tahapannya panjang, sehingga banyak terjadi gesekan/slip pada bidang gesek kopling dan perlu pendinginan.



Macam – macam kopling pada mobil


Macam – macam kopling pada mobil
Kopling adalah komponen yang berguna untuk memperhalus perpindahan gigi , sekaligus untuk mempermudah melakukan pengereman. Menurut teori yang ada , kopling banyak sekali modelnya. Namun untuk kali ini saya hanya mengkhususkan pembahasan macam – macam kopling untuk mobil. Kopling mobil termasuk ke dalam kopling kering, yang artinya kopling ini hanya dapat bekerja dalam kondisi kering. Lain halnya dengan kopling motor, yang termasuk ke dalam kopling basah. Perbedaan ini membuat kampas kopling mobil dan kampas kopling motor berbeda dari segi bahannya. Kopling mobil tidak bisa bekerja bila dalam keadaan basah atau terkena oli. Maka yang terjadi kopling dapat selip. Lain halnya dengan kampas kopling sepeda motor yang harus terkena oli. Dan bila kampas kopling motor tidak terkena oli, maka kampas kopling akan cepat habis. Hal ini disebabkan kampas kopling motor mudah aus, bila tidak terkena oli.
Kembali ke topik pembicaraan macam – macam kopling pada mobil, maka kopling mobil dibedakan berdasarkan bentuk dari clutch cover nya. Bentuk clutch cover dari mobil ada 2 macam yaitu :
1. Kopling diafragma
Kopling ini dikenal dengan nama kopling diafragma, sebab clutch cover atau rumah koplingnya menggunakan pegas diafragma. Pegas ini berbentuk seperti piringan , dengan bagian tengahnya dibelah – belah seperti sirip, yang bentuknya hampir menyerupai diafragma. Untuk konstruksi lainnya tetap sama seperti jenis kopling mobil lainnya yaitu, adanya pressure plate atau plat tekan dan kampas kopling. Karena pegasnya yang hanya satu , kondisi penekanan pegas ke plat tekan akan selalu sama, walaupun kondisi pegasnya sudah melemah. Akibatnya penekanan plat tekan ke kampas kopling akan merata, sehingga terhindar dari kemungkinan selip. Kelemahan dari kopling tipe ini adalah tidak dapat memberikan tekanan yang lebih kuat dibanding tipe kopling mobil coil spring, sebab jumlah pegas yang hanya satu. Untuk itu kopling ini hanya cocok untuk mobil berbeban ringan , seperti sedan.
2. kopling pegas koil ( coil spring)
Kopling ini menggunakan pegas tipe koil untuk konstruksi rumah koplingnya. Untuk komponen lainnya tetap sama yaitu menggunakan kampas kopling dan plat tekan. Pegas kopling tipe ini  sangat banyak, tergantung pada ukurannya. Pegas kopling yang banyak ini membuat kekuatan pegasnya sangat kuat untuk menekan, untuk itulah tipe ini sangat cocok digunakan untuk mobil dengan daya angkut berat, seperti truk. Tapi kelemahan tipe ini adalah pegas yang banyak ini membuat bila ada satu pegas lemah atau patah, membuat kopling jadi mudah selip. Tapi selama kondisi semua pegas bagus, maka penekannya tetap rata dan sangat kuat.









Kamis, 16 Mei 2013

las gas





Las Karbit ( Las Acetelyne)

Pada proses las karbit ( las acetelyne) dibutuhkan bahan tambahan yaitu kawat besi sebagai material yang digunakan untuk mengisi kampuh material yang akan di sambung. Mula-mula kita menyetel nyala api yang akan di gunakan pada las karbit dengan cara menyesuaikan setelan keran api dan oksigen pada tabung gas karbit. Lalu memanaskan pelat yang akan di sambung atau dilas. Setelah pelat terlihat akan meleleh barulah kita panaskan kawat besi yang berfungsi sebagai bahan penambah hingga meleleh dan menyatu dengan pelat. Dibutuhkan kecermatan dalam memperhatikan lelehan dari ke dua material, karena jika pelat yang dipanaskan tidak sampai hampir meleleh kemudian di tambahkan lelehan kawat,maka tidak akan didapatkan hasil lasan yang baik dan benar, sehingga hasil lasan akan mudah lepas.

Dalam pengelasan karbit kita memerlukan beberapa peralatan yang harus disiapkan agar proses pengelasan dapat kita lakukan dengan lancar dan hasil yang sempurna. Peralatan tersebut yakni:

a. Brander Listrik

Brander las sebagai tempat bercampurnya gas karbit dengan oksigen (O2) untuk kemudian dinyalakan menjadi busur api yang nantinya digunakan untuk mengelas.

b. Regulator
Seperti istilah pada umumnya regulator adalah alat pengukur atau pembatas ukuran. Pada las karbit ini regulator berfungsi untuk mengukur tekanan gas pada tabung dan membatasi tekanan gas yang keluar dari tabung, baik oksigen maupun karbit.

c. Gas Asetelyne
Gas karbit banyak digunakan dalam pengelasan busur cair gas daripada bahan bakar lainnya. Hal ini dikarenakan gas karbit memiliki banyak kelebihan diantaranya:
Gas karbit mudah dibuat dan tidak beracun. Jika dihisap untuk mengenali dari baunya tidak berbahaya.
Mempunyai sifat menyerap asam, sehingga dapat mengurangi oksidasi (memiliki daya reduksi).
Gas karbit (acetelyne) mempunyai nilai panas yang tinggi, karena suhu api yang dicapai pada gas karbit sangat tinggi.
Kecepatan pembakaran sangat tinggi.
Cocok untuk segala teknik pengelasan las gas.

 d. Kaca Mata Las
Kacamata berfungsi untuk melindungi mata dari kilauan busur api yang dihasilkan dari las karbid. Dengan demikian mata kita tidak cepat lelah dan pedih. Disamping itu dengan menggunakan kacamata kita dapat melihat dengan jelas logam yang dilas sudah mencapai titik lebur. Sehingga kita dapat dengan mudah menentukan kapan harus menyambung plat tersebut dan kapan pula kita menambahkan bahan tambah.

e. Tang Penjepit
Tang penjepit berfungsi untuk memegang dan mengambil benda kerja. Lebih tepatnya sebagai pengganti jari-jari kita dalam 35 memperlakukan benda kerja, karena selalu berhubungan dengan panas yang tinggi.

 f. Sumber Api

Dalam menyalakan busur api kita memerlukan sumber api.Sumber api dapat berupa bara api, korek api dan lain-lain yang dapat menghasilkan percikan api. Perlu diketahui bahwa Gas karbit dapat menyala hanya dengan percikan api dan tidak harus api yang menyala.

g. Kunci Tabung
Untuk membuka dan menutup tabung gas karbid dan gas oksigen kita memerlukan kunci tabung. Bentuk kunci tabung bermacam-macam, ada yang berbentuk palang dan ada yang berbentuk lurus. Besar penutup tabung juga bermacam-macam sehingga kita harus tepat dalam memilih kunci yang dipakai. Pemakaian yang tidak tepat akan menyebabkan kerusakan penutup tabung. Selama proses pengelasan hendaknya kunci tabung tetap menempel pada penutup tabung gas karbid. Dengan demikian ketika terjadi kebocoran gas bisa segera diatasi dengan menutup tabung secepatnya.

Jika pekerjaan pengelasan direncanakan atau dilaksanakan dengan tidak benar, bermacam-macam cacat las dapat terjadi, menghasilkan kualitas sambungan las yang buruk dan tampilan struktur yang dilas tidak memuaskan. Cacat-cacat las berikut dapat terjadi:
  • Tampilan rigi las buruk, takikan, penumpukan, tidak lurus, terbakar
  • Lubang cacing (keropos), jurang, lubang memanjang
  • Penetrasi kurang, peleburan kurang, terak terperangkap
  • Retak
 http://infobursa-otomotif.blogspot.com/2011/08/las-karbit-las-acetelyne.html

las listrik





PENGELASAN PROSES SMAW ( LAS BUSUR LISTRIK )
LAS BUSUR LISTRIK ELEKTRODE TERBUNGKUS
(SHIELDED METAL ARC WELDING = SMAW)
A. Pendahuluan
Las busur listrik elektrode terbungkus ialah salah satu jenis proses lasbusur listrik elektrode terumpan, yang menggunakan busur listrik sebagaisumber panas. Panas yang timbul pada busur listrik yang terjadi antaraelektroda dengan benda kerja, mencairkan ujung elektrode (kawat) las danbenda kerja setempat, kemudian membentuk paduan, membeku menjadi
lasan (weld metal).
Bungkus (coating elektrode yang berfungsi sebagai fluks akan terbakarpada waktu proses berlangsung, dan gas yang terjadi akan melindungiproses terhadap pangaruh udara luar. Cairan pembungkus akan terapungdan membeku pada permukaan las yang disebut slag, yang kemudian dapat dibersihkan dengan mudah.
MESIN LAS (WELDING MACHINE).
Persyaratan dari proses SMAW adalah persediaan yang kontinyu padaelectric current (arus listrik), dengan jumlah ampere dan voltage yangcukup baik kestabilan api las (Arc) akan tetap terjaga.
Dimana electric power (tenaga listrik) yang diperoleh dari weldingmachine menurut jenis arus yang dikeluarkannya terdapat 3 (tiga) jenismachine yaitu :
a. Machine dengan arus searah (DC).
b. Machine dengan arus bolak balik (AC)
c. Machine dengan kombinasi arus yaitu searah (DC) dan bolak balik
(AC)
Pada machine arus searah (DC) dilengkapi dengan komponen yangmerubah sifat arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC) yaitugenerator, karena arus listrik yang dipakai disini bukan berasal dari baterei,melainkan daru generator listrik.
Machine arus bolak balik tidak perlu dilengkapi dengan generator, tetapicukup dengan transformator. Karakteristik electric efficiencynya 80-85%. Untuk machine kombinasi AC dan DC dilengkapi dengan transformatordan rectifier, dimana rectifier ini mempunyai fungsi untuk meratakan arus.
 http://teknikmes.blogspot.com/2012/11/pengertian-las-listrik.html